Rabu, 05 Mei 2010

Pengertian Dan Tujuan Metode Tanya Jawab

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Proses belajar mengajar merupakan interaksi yang dilakukan antara guru dengan peserta didik dalam suatu pengajaran untuk mewujudkan tujuan yang ditetapkan berbagai pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran agama islam harus dijabarkan kedalam metode pembelajaran PAI yang bersifat procedural.

Namun permasalan sering kali dijumpai dalam pengajaran terutama pengajaran. Agama islam adalah bagaimana cara menyajikan materi kepada peserta didik secara baik, sehingga dipeoleh hasil yang efektif dan efesien serta sering ditemukan murangnya pemahaman pengajar terhadap penerapan metode-metode pembelajaran yang sesuai dengan materi.

Dalam pembahasan kali ini kita akan membahas tentang metode Tanya jawab dan apa-apa yang terkandung didalamnya beserta penerapannya yang mana metode ini merupaka salah satu metode yang bisa diapaki untuk mewujudkan tujuan tersebut.

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian dan tujuan metode Tanya jawab dalam pembelajaran PAI?

2. Adakah tehnik yang digunakan guru dalam metode Tanya jawab dalam pembelajaran PAI?

3. Apa keunggulan dan kekurangan metode Tanya jawab dalam pembelajaran PAI?

4. Bagaimana analisis metode Tanya jawab dalam pembelajaran PAI?

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Dan Tujuan Metode Tanya Jawab

Metode Tanya jawab adalah penyampaian pesan pengajaran dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan siswa memberikan jawaban atau sebaliknya siswa diberi kesempatan bertanya dan guru menjawab pertanyaan-pertanyaa[1].

Metode Tanya jawab adalah suatu metode dalam pendidikan dan pengajaran dimana guru bertanya dan murid-murid menjawab bahan materi yang diperolehnya[2].

Metode ini memungkinkan terjadinya komunikasi langsung antara guru dan pelajar, bisa dalam bentuk guru bertanya dan pelajar menjawab atau dengan sebaliknya.

Metode Tanya jawab dilakukan :

1. Sebagai ulangan pelajran yang telah diberikan.

2. Sebagai selingan dalam pembicaraan.

3. Untuk merangsang anak didik agar perhatiannya tercurah kepada masalah yang sedang dibicarakan.

4. Untuk mengarahkan proses berfikir.

Proses Tanya jawab terjadi apabila ada ketidak tahuan atau ketidak fahaman peserta didik akan suatu peristiwa, adapun tujuan dari metode Tanya jawab sebagai berikut[3] :

1. Mengecek dan mengetahui sampai sejauh mana kemampuan anak didik terhadap pelajaran yang dikuasai.

2. Membri kesempatan kepada anak didik untuk mengajukan pertanyaan kepada guru tentang suatu masalah yang belum difahami.

3. Memotivasi dan menimbulkan kompetensi belajar.

4. Melatih anak didik untuk berfikir dan berbicara secara sitematis berdasarkan pemikiran yang orisinil.

B. Tehnik Dalam Metode Tanya Jawab

Dalam setiap metode yang ada dalam pembelajaran pasti diperlukan tehnik agar pembelajaran bisa berjalan secara baik, berikut ini berbagai tehnik yang digunakan gfuru dalam mengajukan pertanyaan :

1. The Mixe Strategy yakni mengkombinasikan berbagai tipe dan jenis pertanyaan.

2. The Speaks Strategy yakni menggunakan pertanyaan yang saling bertalian satu sama lain.

3. The Pleteaus Strategy yakni mengajukan pertanyaan yang sama jenisnya terhadap sejumlah siswa sebelum beralih kepada jenis pertanyaan yang lain.

4. The Inductive Strategy yakni dengan berbagai pertanyaan siswa didorong untuk menarik generalisasi dari hal-hal khusus ke hal-hal yang umum atau berbagai fakta menuju hukum-hukum.

5. The Deductive Strategy yakni Generalisasi yang dijadikan sebagai titik tolak, siswa diharapkan dapat menyatakan pendapatnya tentang berbagai kasus atau data yang ditanyakan.

Pertanyaan yang baik memiliki ciri-ciri

1. Pertanyaan hendaknya bersifat mengajak atau merangsang siswa untuk berfikir.

2. Kata-kata yang dipergunakan harus jelas sehingga tidak ada kata atau istilah yang tidak difahami siswa.

3. Pertanyaan itu harus mengandung satu penafsiran.

4. Kalimat pertanyaan hendaknya singkat.

5. Setiap pertanyaan hendaknya mengandung satu masalah.

6. Pertanyaan harus sesuai dengan taraf kecerdasan atau pengalaman siswa.

C. Keunggulan Dan Kekurangan Metode Tanya Jawab

Suatu metode yang digunakan oleh guru dalam mengajar sudah barang tentu mempunyai keunggulan dan kekurangan, begitupun dengan metode Tanya jawab. Berikut keunggulan dan kekurangan metode Tanya jawab :

(a). Keunggulan metode Tanya

1. Kelas akan hidup karena anak didik aktif berfikir dan menyampaikan pikiran melalui berbicara.

2. Beik sekali untuk melatih anak didik agar berani mengemukakan pendapatnya.

3. Akan membawa kelas kedala suasana diskusi.

(b). Kekurangan metode diskusi

1. Apabila terjadi perbedaan pendapat akan memkana waktu untuk menyelesaikannya.

2. Kemungkinan akan terjadi penyimpangan perhatian pelajar terutama apabila jawaban yang kebetulan menarik perhatian tetapi buka sasaran atau materi yang dituju.

3. Dapat menghambat cara berfikir apabila guru kurang pandai dalam penyajian materi.

D. Analisis Metode Tanya Jawab Dalam Pelajaran PAI

Metode Tanya jawab dimaksudkan untuk merangsang, untuk berfikir dan membimbing perserta didik dalam mencapai kebenaran, memberikan pengertian kepada seseorang dan memancingnya dengan umpan pertanyaan. Metode ini seringkali digunakan pada zaman nabi dengan para sahabat[4].

Metode Tanya jawab juga bisa membantu kekurangan-kekurangan yang ada pada metode ceramah yang disebabkan kurangnya perhatian peserta didik pada metode ceramah dan biasanya pserta didik akan lebih hati-hati terhadap pelajaran yang menggunakan metode Tanya jawab sebab peserta didik tahu sewaktu-waktu guru akan bertanya.

Metode Tanya jawab hanya dapat dipakai oleh guru secara umum untuk menetapkan perkiraan apakah anak didik yang mendapat giliran pertanyaan sudah memahami pelajaran yang diberikan dan metode ini tidak dapat digunakan sebagai ukuran untuk menetapkan kadar pengetahuan anak didik dalam suatu kelas karena metode ini tidak memberi kesempatan yang sama pada setiap murid untuk menjawab pertanyaan[5].



BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat kami simpulkan sebagai berikut :

1. Metode Tanya jawab adalah suatu metode dalam pendidikan dan pengajaran dimana guru bertanya dan murid menjawab bahan materi yang diperolehnya. Adapun tujuan metode Tanya jawab yakni untuk mengetahui seberapa jauh kefahaman siswa terhadap materi, membri kesempatan siswa bertanya apa yang belum difahami, memotivasi siswa dan melatih anak berfikir berbicara secara sistematis berdasarkan pemikiran yang orisinil.

2. Adapun tehnik Tanya jawab :

(a). The Mixe Strategy

(b). The Speaks Strategy

(c). The Pleteaus Strategy

(d). The Inductive Strategy

(e). The Deductive Strategy

3. Keunggulan metode Tanya jawab

(a). Kelas akan menjadi lebih hidup.

(b). Baik untuk melatih anak didik untuk berani mengemukakan pendapat.

(c). Akan membawa kelas kesuasana diskusi

4. Kekurangan metode Tanya jawab

(a). Bila terjadi perbedaan pendapat akan menghabiskan banyak waktu.

(b). Kemungkinan akan terjadi penyimpangan perhatian pelajar.

(c). Dapat menghambat cara berfikir.

5. Metode Tanya jawab digunakan sebagai pelengkap metode ceramah metode ini dapat dipakai sebagai tolak ukur secara umum dan tidak keseluruhan.

B. Saran

Alhamdulillah kami dapt menyelesaikan makalah kami, dan kami sadar begitu banyak kekurangan dan kekhilafan kami, oleh karena itu kritik dan saran dari temen-temen dan bapak dosen khususnya kami harapkan semoga makalah ini bermanfaat. Amiin…..



DAFTAR PUSTAKA

Usman, Basyiruddin. 2002. Motodologi Pembelajaran Agama Islam. Jakarta Selatan : Ciputat Press.

Abu, Ahmadi dan Prasetyo. 2005. SGM Strategi Belajar Mengajar. Bandung : Pustaka Setia.

Majid, Abdul Majid. 2008. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan standar Kompetensi Guru. Bandung : Rosda Karya.

Dradjat, Zakiah Dradjat, dkk. 2004. Metode KhususPengajaran Agama Islam. Jakarta : Bumi Aksara.



[1] Usman, Basyiruddin. 2002. Motodologi Pembelajaran Agama Islam. Jakarta Selatan : Ciputat Press.hlm. 43

[2] Abu Ahmadi dan Joko Tri Prasetyo. 2005. SGM Strategi Belajar Mengajar. Bandung : Pustaka Setia. Hlm. 56

[3] Abdul Majid. 2008. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan standar Kompetensi Guru. Bandung : Rosda Karya.hlm.140

[4] Ibid.hlm.139

[5] Zakiah Dradjat, dkk. 2004. Metode KhususPengajaran Agama Islam. Jakarta : Bumi Aksara.hlm.308

0 komentar:

Poskan Komentar