TEKS

SELAMAT DATANG DAN JANGAN LUPA ISI BUKU TAMU & KOMENTAR YA.....

Friday, February 26, 2010

motivasi mulai diragukan oleh psikolog

selama tahun1950-an, para psikolog mulai meragukan dorongan dari motivasi sebagai penjelasantentang semua jenis prilaku manusia. bagi mereka organismetidak di dorong untuk beraktifitasoleh doronga internal semata-mata,stimuli eksternal yang di sebut insentif juga memegang peranan penting dalam menggugah prilaku. Motivasi akan difahami lenih baik sebagai suatu interaksi antara stimuli dalam lingkungandan keadaanfisiologidari organisme tersebut.
Pendekatanyang lebih baru terhadap teori motivasi ini mefokuskan perhatian pada peran insentif, yaitu keadaan lingkungan yang menjadi motivasi bagi organisme. Suatu insentif positif menggugah organisme itu untuk mendekatinya dan insentif negatif mengarahkan prilaku ke arah menjahuinya. Seseorang yang merasa haus, insentif positifnya akan mencari sesuatu yang dapat menghilangkan rasa hausnyaitu yakni berupa air. dan insentif negatif akan menjauhkan seseorang dari suatu benda atau situasi yang dapat mengakibatkan rasa sakit.
1. pengetian dan teori-teori motivasi
Para ahli psikologi menempatkan motivasi pada posisi penentu bagi kegiatan hidup individu dalam usahanya mencapai tujuan. Dalam motifasi terdapat suatu dorongan dinamis yang mendasari segala tingkah laku manusia. Bila mana terdapat rintangan-rintangan yang menghalangi pencapaian tujuan yang di inginkan, dengan motivasi, seseorangn dapat melipat gandakan usahanya untuk mengatasi rintangan dan mencapai tujuan tersebut. Motif tidak harus dipersepsikan secara sadar, ia lebih merupakan suatu keadaan perasaan. Motif bukan hanya merupakan suatu dorongan fisik, akan tetapi juga merupakan orientasi kognitif elementer yang di arahkan pada pemuasan kebutuhan.
oleh karena motivasi dipandang sangat penting dalam kehidupan manusia, para psikolog memberikan pengertian dan teori-teori sebagai berikut :
1,1 Sigmund Freud
Sigmund Freud adalah tokoh psikoanalis yang berpendapat bahwa dasar dari motivasi tingkah laku manusia adalah insting (naluri). Semua prilaku manusia berasal dari dua kelompok naluri yang bertentangan yakni yang pertama naluri kehidupan yang meningkatkan hidup dan pertubuhan seseorang dan yang kedua adalah naluri kematian yang mendorong manusia ke arah kehancuran.
Menurut Freud, kedua naluri manusia tersebut telah ada sejak dini dalam kehidupan seorang anak dan apabila kedua naluri tersebut tidak di ekpresikan secara sadar, kedua mitif ini akan tetap aktif sebagai motif tak sadar. Konsep motivasi tak sadar merupakan salah satu dasar psikoanalisis.
Meskipun para pakar filsafat telah lama mengakui kendali tak sadar terhadap tingkah laku, Freud merupakan orang pertama yangn menaruh perhatian terhadap peranan penting motif tak sadar dalam prilaku manusia.
1,2 Abraham Maslaw
ia adalah seorang toko psikologi humanistik yanng berpendapat, bahwa manusia di motivasi oleh sejumlah kebutuhan dasar yang bersifat sama untuk seluruh spesies. Maslaw menyusun hierarki kebutuhan mulai dari kebutuhan biologis dasar sampai kebutuhan psikologi yang sangat kompleks yang hanya menjadi penting bila kebutuhan dasar terpenuhi. Kebutuhan-kebutuhan dalam teori Maslaw adalah sebagai berikut :
1,2,1 kebutuhan fisiologi yaitu kebutuhan manusia untuk mempertahankan hidupnya secara fisik
1,2,2 Kebutuhan akan rasa aman yaitu merasa aman dan terlindungi jauh dari segala bahaya.
1,2,3 Kebutuhan akan rasa cinta dan rasa memiliki.
1,2,4 Kebutuhan akan penghargaan.
1,2,5 Kebutuhan akan kognitif.
1,2,6 Kebutuhan akan estetika.
1,2,7 Kebutuhan akan aktualisasi diri.
Dan masih banyak pendapat-pendapat para psikolog dalam memberikan pengertian dan teori-teori tentang sudut pandang motivasi. Dan di tinjau dari sudut asalnya, para psikolog menggolongkan motif yang ada pada diri manusia ke dalam motif biogenetis dan motif sosiogenetis, atau motif yang berkambang pada diri manusia yang berasal darin organismenya sebagai makhluk biologis dan motif yang berasal dari lingkungannya. Motif biogenetis merupakan motif yang berasal dari kebutuhan organisme tertentu demi kelanjutan kehidupanya secara biologis. Motif biogenetis ini bercorak universal dan kurang terikat pada lingkungan kebudayaan tampat manusia itu berada. Sedangkan motif sosiogenetis adalah motif yang dipelajari manusia berasal dari lingkungan kebudayaan tempat manusia itu berada. Motif sosiogenetis tidak berkembang dengan sendirinya tapi berdasarkan interaksi dengan orang lain atau lingkungan.
Disamping motif biogenetis dan sosiogenetis, tedapat penggolongan motif untuk menjelaskan motif manusia sebagai makhlluk berketuhanan, yaitu motif teogenetis. Motif teogenetis berasal dari interaksi antara manusia dengan tuhannya. dalam hal ini WA. Gerungan mengatakan bahwa kepercayaan kepada tuhan yang maha gaib adalah suatu tenaga motivasi yang paling kuat dalam masyarakat karena hal itu pada umumnya merupakan sumber kedamaian yang tahan lama, suatu dorongan keinginan untuk mempercayai_Nya adalah kekuatan pendorong yang potensional dalam kehidupan manusia.
Dalam proses dakwah motivasi sangat besar pengaruhnya bagi perkembangan sentimen keagamaan dalam hidup kelompok, terutama di kalangan remaja. Sentimen keagamaan ini dapat berkembang bilamana didekati melalui sesuatuorganisasi, klab-klab yang di jiwai dengan dakwah in Action dalam bentuk kegiatan seni budaya misalnya sandiwara, musik, keolahragaan, dan sebaginya)

No comments:

Post a Comment