Minggu, 10 April 2011

Ilmu Kalam (Nahwu)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ilmu nahwu sangat berperan penting dalam pembelajaran kitab. Terutama untuk mendalami suatu kitab. Kita harus faham betul bacaan-bacaan yang terkandung dalam kitab tersebut. Seperti pada pembahaan kali ini. Kita akan menerangkan tentang kalimat.

Sebagaimana yang kita ketahui, kalimat ada 2, yakni: mu'rob dan mabni. Kedua macam kalimat tersebut harus kita fahami betul sebelum kita melangkah ke bab-bab selanjutnya. Adapun kalimat merupakan bab dasar dari ilmu nahwu. Sehingga kita harus benar-benar mengerti definisi serta macam-macam kalimat tersebut.

B. Rumusan Masalah

  1. Ada berapakah pembagian isim?
  2. Ada berapakah pembagian fi'il serta hukumnya?
  3. Ada berapakah pembagian I'rob beserta tanda-tandanya, baik asli maupun niyabi?
  4. Bagaimana I'robnya asmaus sittah?
  5. Apakah yang dimaksud dengan isim tasniyah dan jama' mudzakar salim?
  6. Apa perbedaan antara isim tasniyah dan jama' mudzakar salim ketika tingkah nasab dan jer?
  7. Berapakah pembagian isim mu'tal itu? Jelaskan dan beri contoh!

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pembagian Isim

Isim dibagi menjadi dua yaitu mu'rob dan mabni.

Mu'rob adalah kalimat isim yang tidak serupa dengan kalimah huruf. Isim mu'rob dibagi menjadi dua, yaitu:

  1. Sohih adalah Kalimah isim yang tidak diakhiri dengan huruf ilat.

Contoh: اَرْضٌ

  1. Mu'tal adalah isim yang diakhiri dengan huruf ilat.

Contoh: سُمَا

Mabni adalah kalimah isim yang serupa dengan kalimah huruf dengan keserupaan yang kuat.

B. Pembagian Fi'il

Fi'il dibagi menjadi 3 yaitu: Madhi, Mudlorek dan amar.

Hukum fi'il madhi dan amar adalah mabni, sedangkan hukum fi'il mudlorek adalah mu'rob, jika tidak bertemu dengan nun taukid mubasyaroh dan nun jama' inats.

Jika fi'il mudlorek bertemu dengan nun taukid mubasyaroh maka dia dihukumi mabni fatah. Contoh:

نون توكيد ثقيلة : نحو هل تضربنّ

نون توكيد خفيفية : نحو هل تضربنْ

Dan apabila tidak bertemu langsung dengan nun taukid mubasyaroh maka dia dihukumi mu'rob. Contoh: هل تضربُنَّ

Apabila fi'il mudlorek bertemu dengan nun jama' inas maka dihukumi mabni sukun. Contoh: يرعن, يضربنَ

C. Pembagian I'rob

I'rob dibagi menjadi empat:

  1. Rofa'

Tanda-tandanya adalah:

a. Dommah نحو: جاء زيدٌ

b. Wawu نحو: جاء المسلمون

c. Alif نحو: الزّيدانِ

d. Nun نحو: يضربون

  1. Nasab

Tanda-tandanya adalah:

a. Fathah نحو: رأيت زيداً

b. Alif نحو: رايت اباك

c. Kasroh نحو: رأيت المسلمون

d. Ya' نحو: رأيت المسلمين

e. Hadfu nun نحو: لنْ يفعلاَ

  1. Alif

Tanda-tandanya adalah:

a. Kasroh نحو: مررت بزيد

b. Ya' نحو: مررت بالمسلمين

c. Fathah نحو: مررت بأحمد

  1. jazem

Tanda-tandanya adalah:

a. sukun نحو: لم سضربْ

b. Hadfu.

Hadfu dibagi menjadi 2, yakni

- Hadfu nun نحو: لم يضربو

- Hadfu harfi ilat نحو: لم بغزُ

D. I'rob Asmau Sitta

I'rob asmau sittah itu ada 3,yakni:

  1. Itmam (di I'robi dengan huruf yaitu ketika tingkah rofa' dengan wawu. Nasab dengan alif, dan jer dengan ya')

Contoh: جاء ابوك, رايت اباك, مررت بابيك

  1. Naqos (di I'robi dengan harokat)

Contoh: هذاهنُك, رايت هنَك, مررت الى هنِك

  1. Qosor (di I'robi dengan alif dan setiap keadaan)

Contoh: جاء اباً, رايت اباً, مررت باباً

E. Pengertian Isim Tasniyah Dan Jama' Muanas Salim

Isim tasniyah adalah isim yang menunjukkan arti dua dan patut untuk disendirikan dengan dipisah oleh huruf atof. Contoh seperti جاء زيدان boleh diucapkan جاء زيد زيد

Dan ditandai dengan nun ketika tingkah rafa' dan ditandai dengan ya' dan nun ketika tingka nasab dan jer. Contoh: جاء زيدان, رايت الزيدَينِ, مررت بزيدَينِ

Jamak mudzakar salim adalah isim yang menunjukkan arti orang laki-laki banyak dengan tambahan wawu dan nun ketika tingkah rofa', ya' dan nun ketika tingkah nasab dan jer. Itu ketika tingkah rafa' dialamati dengan wawu, sedangkan ketika tingkah nasab dan jer dialamati dengan ya'.

Contoh: جاء الزيدون, زايت الزيدين, مررت بالزيدين

F. Perbedaan Isim Tasniyah dan Jama' Mudzakar Salim Ketika Tingkah Nasab dan Jer

Isim tasniyah ketika tingkah rafa' dan jer nunnya diharokati dengan kasroh. Contoh: رايت الزيدينِ, مررت بالزيدينِ

Jama' mudzakar Salim ketika tingkah nasab dan jer nunnya diharokati fathah. Contoh: رايت الزيدينَ, مررت بالزيدينِ

G. Pembagian Isim Mu'tal

Isim mu'tal dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Mu'tal alif (maqsur) adalah isim yang diakhiri dengan alif lazimah dengan huruf sebelumnya dikharokati fathah dan I'robnya ditandai dengan harakat muqoddaroh. Baik ketika tingkah rafa' nasab maupun jer.

Contoh: جاء الفتىَ, رايت الفتىَ, مررت بالفتىَ

2. Mu'tal ya' (manqus) adalah isim yang diakhiri dengan ya' lazimah yang huruf sebelumnya diharokati rofak dan jer tandanya di kira-kirakan dan ketika nasab ditandai dengan fathah dhohiroh. Contoh: جاء المرتقىِ, رايت المرتقِى, مررت بالمرتقىِ

DAFTAR PUSTAKA

Muhammad Al-Jazri, Humaidi, 1985, Terjemah Ibnu Malik, Langitan: TB. El-Faqih

0 komentar:

Poskan Komentar