Senin, 07 Maret 2011

Hakikat Ilmu Komunikasi dan Pertumbuhannya

PEMBAHASAN

1.1. Hakikat Ilmu Komunikasi dan Pertumbuhannya

Kata komunikasi berasal dari bahasa latin, communis, yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Akar katanya communis adalah communico, yang artinya berbagi. Dalam hal ini, yang dibagi adalah pemahaman bersama melalui pertukaran pesan. Komunikasi sebagai kata kerja dalam bahasa inggris, communicate, berarti untuk bertukar pikiran, perasaan,dan informasi. Adapun kata bendanya, comunication, berarti, pertukaran simbul, pesan- pesan yang sama, dan informasi atau proses pertukaran diantara individu-individu melalui sistem atau simbol yang sama.[1]

Ilmu komunikasi, seperti juga antropologi atau sosiologi ,adalah disiplin ilmu deskriptif. Dalam sejarah pertumbuhanya, ilmu komunikasi berawal sejak retorika terlahir sebagai pengetahuan dan seni berbicara secara lisan, tatap muka dalam konteks publik. Ilmu dan seni dalam menyampaikan pesan ini kemudian berkembang bukan saja dalam tataran tatap muka dengan publik, melainkan juga melalui media massa.

Ilmu komunikasi dikatagorikan sebagai ilmu sosial terapan dengan mengaplikasikan konsep-konsesp sosiologi, psikologi, ekonomi, politik, dan antropologi. Dalam hal ini, ilmu komunkasi dikaakan bersifat inetrdisipliner. Hal ini karena ilmu komunikasi memanfaatkan ilmu-ilmu lain yang berada didalam rumpun ilmu-ilmu sosial.

Akan tetapi, dalam perkembangannya, komunikasi juga memanfaatkan ilmu-ilmu-alam yang bersifat terapan, seperti telekomunikasi atau kkomputer, bahkan beberapa teori atau model dikembangkan dari sana.

Ilmu komunikasi objec materialnya adalah sama dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, namun demmikian, objec formal komunikasi ialah mengkaji tentang penyampaian pesan yang dilakukan manusia dalam kehidupan sosialnya.

1.2. Para Tokoh Pendiri Ilmu Komunikasi

Setelah paruh berakhirnya perang dunia II, bidang studi komunikasi relatif menemukan identitasnya sendiri. Perkembangan sebelumnya masih terkait erat dengan disiplin ilmu-ilmu murninya, seperti sosiologi, psikologi, ataupun politik. Sebelum itu, dapat dikatakan ilmu komunikasi masih mencari bentuknya. Karena itu, perintis dan bapak ilmu komunikasi umumnya berasal atau terikat dengan disiplin ilmu-ilmu murni itu. Berikut ini merupakan uraian ringkas para tokoh ilmu komunikasi pertama di amerika yang didasari dari berbagai sumber.

· Jhon dewey (psikologi dan filsafat ) ia adalah ahli psikologi dan filsafat sebagai pengajar dan peneliti di university of michigan (1884-1894) dewey menginginkan adanya surat kabar sebagai alat perubahan sosial. Meskipun surat kabar yang diinginkan dewey tidak pernah terwujud dalam hidupnya, ia tidak ragu akan potensi surat kabar untuk membawa reformasi sosial.

· Charles h. cooley(sosiologi ) dia lahir pada 1864. Cooley melihat bahwa proses komunikasi antar pribadi merupakan basis sosialisasi dari studio sosiologi. Ia meninggal pada 1920 dan sepanjang karirnya melakukan observasi atas hal ini.

· Robet e. park (filsafat dan sosiologi) sarjana pada 1887 menjadi wartawan selama 11 tahun. Selama karir kewartawanannya, ia menganalisis prilaku menyimpang pada masyarakat miskin kota. Ia melihat bahwa tipe jurnalistik memiliki kekuatan menciptakan perubahan sosial

· George h. mead (filsafat dan psikologi). Ia banyak terpengaruh oleh dewey dan cooley dengan menempatkan komunikasi sebagai basis sosialisasi. Melalui pendekatan ilmu jiwa sosial, mead mengakui komunikasi sebagai hal yang paling mendasar bagi hubungan antara manusia.

· Kurt lewin (psikologi). Lewin adalah ilmuwan jerman keturunan yahudi. Dia mengajar di universitas berlin. Ketika nazi berkuasa tahun 1933, ia melarikan diri masuk dan masuk ke university of lowa. Wilbur schramm adalah salah seorang muridnya. Lewin, yanf juga terpengaruh pemikiran frued, dengan menggunakan studi eksperimen banyak mengkaji dinamika kelompok dalam hubungannya dengan pengantar ilmu komunikasi. Ia juga menaruh perhatin terhadap studi gate keeping tentang pengendalian arus informasi melalui saluran komunikasi hingga akhir hayatnya, pda tahun 1947.[2] dll.

1.3. Unsur- Unsur Komunikasi

Komunikasi telah kita definisiakan sebagai usaha penyampaian pesan antar manussia. Dari definisi ini terlihat bahwa untuk dapat terjadi proses komunikasiminimal terdiri dari tiga unsur utama: pengirim pesan, pesan itu sendiri, serta target penerimaan pesan. Namun komunikasi bukan hanya terdiri tiga tiga unsur itu.

Perhatikan ilustrasi berikut!

Anda menuntut ilmu di PPMBS, yaitu pesantren yang jauh dari rumah anda. Suatu hari anda rindu kepada kekasih. Karena dilarang hp-an, trus wartelpun juga sudah tutup semua, karena kalah saing dengan hp, anda putuskan menggunakan surat sebagai medium pengantar pesan. Kekasih menerima surat anda. Ia pu juga rindu pada anda, membalas surat sambil menangis, tampa sadar ia meneteskan banyak air mata, jatuh pada surat yang ditulisnya. Anda menerima surat itu. Namun pada bagian tertentu, tulisan kekasih anda tidak terbaca, luntur terkena tetesan air matanya.

Unsur-unsur komunikasinya:

a. Anda sebagai penyampai pesan

b. Pesan yang anda sampaikan

c. Surat sebagai medium pengantar pesan

d. Kekasih anda sebagai penerima pesan

e. Efek atau pengaruh pesan yang membuat kekasih anda menangis

f. Jawaban kekasih anda yang ditulis dengan menggunakan,

g. Surat sebagai medium, adanya

h. Gangguan pada tulisan itu kare tetesan air matanya, serta

i. Anda yang menerima jawaban dari kasih.

DAFTAR PUSTAKA

Daryanto. 2011. Ilmu Komunikasi 1. Bandung: Satu Nusa.

Mulyana, Deddy. 2008. Komunikasi Massa. Bandung: Widya Padjadjaran.



[1] Daryanto. Ilmu Komunikasi 1. Bandung: Satu Nusa. 2011. pp. 3

[2] Ibid. pp.4-5

0 komentar:

Poskan Komentar