Sabtu, 01 Mei 2010

Pengaruh Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Pembelajaran PAI

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar belakang

Setiap orang yang berkewajiban melakukan tugas seperti halnya seorang guru kepadanya di tuntut agar memangku kewajiban itu sepenuh tanggung jawab setiap kewajiban berisi tugas dan setiap tugas harus di laksanakan. suatu tugas pasti selesai di laksanakan setelah tujuan yang di tujunya itu tercapai kemudian agar tujuan itu dapat dicapai dengan tepat, seorang guru tersebut harus meyakinkan jalan mana yang harus ditempuh untuk sampai kepada sasaran yakni guru itu harus menentukan cara atau metode yang tepat dan cocok untuk diterapkan kepada peserta didiknya.

Adapun cara atau metode-metode yang patut dan bagus untuk diterapkan itu banyak sekali tergantung pada karakteristik peserta didik masing-masing, salah satunya adalah metode demonstrasi. Metode demonstrasi merupakan metode yang sangat evektif dalam membantu anak didik untuk menjawab dengan usaha sendiri berdasarkan fakta (data) yang jelas dan benar.

  1. Rumusan Masalah

1. Apa definisi metode demonstrasi serta apa pengaruhnya dalam pembelajaran PAI ?

2. Apa kegunaan metode demonstrasi ?

3. Apa sajakah langka-langkah dalam menerapkan metode demonstrasi?

4. Apa saja karakteristik yang dimiliki metode demonstrasi?

  1. Tujuan

Supaya tercapai apa yang diharapkan oleh semua guru, baik guru umum atau guru PAI khususnya materi keibadahan, yakni anak didik dapat memahami teori yang telah dijelaskan dan juga memiliki ketrampilan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan yang diajarkan rosul, sehingga diharapkan anak didik dapat mengamalkan ibadah dengan baik dan konsisten.

BAB II

PEMBAHASAN

A. Definisi Metode Demonstrasi

Metode Demonstrasi adalah metode mengajar yang menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan pada seluruh kelas tentang suatu proses atau suatu kaifiyah melakukan sesuatu.

Demonstrasi merupakan metode yang sangat efektif sebab membantu anak didik untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan fakta yang benar. Metode ini dapat diterapakan dalam pembelajaran PAI, khususnya yang terkait dengan materi ketrampilan, seperti praktek sholat, tayanum dan sebagainya. Tapi, tidak semua pelajaran PAI bisa didemonstrasikan, misalnya masalah aqidah yang menjelaskan iman kepada allah, malaikat, surga, neraka dan lai-lain.

B. Tujuan dan Kegunaan Metode Demonstrasi, antara lain:

1) Untuk memudahkan penjelasan sebab penggunaan bahasa lebih terbatas

2) Untuk membantu anak dalam memahami dengan jelas jalannya suatu proses dengan penuh perhatian

3) Untuk menghindari verbalisme

4) Cocok digunakan apabila akan memberikan keterampilan tertentu.

C. Langkah-Langkah Metode Demonstrasi

Beberapa petunjuk penggunaan metode demonstrasi:

1) Perencanaan :

a. Menentukan tujuan demonstrasi

b. Menetapkan langkah-langkah pokok demonstrasi

c. Menyiapkan alat-alat yang diperlukan

2) Pelaksanaan :

a. Mengusahakan agar demonstrasi dapat diikuti dan diamati oleh seluruh siswa

b. Menumbuhkan sikap krisis pada siswa sehingga terjadi Tanya jawab, dan diskusi tentang masalah yang didemonstrasikan

c. Memberi kesempatan pada setiap siswa untuk mencoba sehingga siswa merasa yakin tentang suatu proses

d. Membuat penilaian dari kegiatan siswa dalam demonstrasi tersebut

3) Tindak lanjut

a. Pemberian tugas kepada siswa dari secara tertulis maupun tulisan

b. Penilaian terhadap laporan hasil demonstrasi

D. Karakteristik Metode Demonstrasi

Terdiri dari keunggulan metode deemonstrasi dan kelemahan metode demonstrasi

a) Keunggulan metode demonstrasi, antara lain:

1) Perhatian siswa lebih mudah dipusatkan pada proses belajar dan tidak tertuju pada hal-hal lain.

2) Dapat mengurangi kesalahan dalam mengambil kesimpulan, apabila dibandingkan dengan halnya membaca buku karena siswa mengamati langsung terhadap suatu proses yang jelas

3) Apabila siswa turut aktif dalam sesuatu percobaan yang bersifat demonstrative maka anak didik akan memperoleh pengalaman-pengalaman praktis yang dapat membentuk perasaan dan kemampuan anak, serta dapat mengembangkan kecakapannya.

b) Kekurangan metode demonstrasi, diantaranya:

1) Demonstrasi akan menjadi metode yang kurang tepat apabila alat-alat yang dimonstrasikan tidak memadai atau tidak sesuai kebutuhan.

2) Demonstrasi menjadi kurang efekti apabila tidak diikuti dengan sebuah aktivitas dimana siswa sendiri dapat ikut bereksperimen dan tidak dapat menjadikan aktivitas itu sebagai pengalaman yang berharga.

3) Tidak semua hal dapat didemonstrasikan di dalam kelas.


BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

1) Metode demonstrasi adalah metode mengajar yang menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan pada seluruh kelas tentang suatu proses atau suatu kaifiyah melakukan sesuatu.

2) Tujuan dan kegunaan metode demokrasi Untuk memudahkan penjelasan dan untuk menghindari ferbalisme Dll.

3) Langkah-langkah metode demonstrasi :

a) Perencanaan

b) Pelaksanaan

c) Tindak lanjut

4) Karakteristik Metode demonstrasi :

a) Keunggulan metode demokrasi

b) Kekurangan metode demonstrasi

  1. Saran

Ungkapan terima kasih kepada pembaca dan pendengar makalah ini , dan partisipasi dari kalian sangat pemakalah harapkan, Karen makalah ini masih dari yang namanya sempurna. Dan terutama bagi bapak Moh. Rofiq selaku pengampuh materi kuliyah sejarah dakwah beribu terima kasih dan maaf. Karena apa jadinya kami kalau tanpa bimbingannya, dan untuk kesabarannya dalam mendidik kami.


DAFTAR PUSTAKA

Darajat, Zakiyah. 2008. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta : Bumi Aksara

Nasih, Ahmad Munjin, Lilik Nur Kholidah. 2009. Metode dan Teknik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung : Refika Aditama

Zuhairini, Abdul Ghofir, Slamet As. Yusuf. 1983. Metodik Khusus Pendidikan Agama. Surabaya : Usaha Nasional

0 komentar:

Poskan Komentar