Jumat, 07 Mei 2010

“AYAT PERTAMA DAN TERAKHIR TURUN”

BAB I

PENDAHULAN

A. Latar belakang

Ungkapan bahwa Roslullah saw menerima aaaaal-qur'an yang diturunkan kepadanya itu mengesankan sustu kekuatan yang dipegang seorang dalam menggambarkan segala yang turun dari tempat yang lebih tinggi. Hal itu karena tingginya kedudukan al-qur'an dan agungnya ajaran-ajarannya yang dapat mengubah perjalannya hidup umat manusia, menghubungkan langit dengan bumi, dan dunia dan akhirat. Pengetahuan mengenai sejarah perundang-undangan islam dari sumber pertama dan pokok yaitu al-qur'an akan memberikan kepada kita gambaran mengenai pentahapan hokum dan penyesuaiannya dengan keadaan tempat hokum itu diturunkan, tanpa adanya kontradiksi antara yang lalu dengan yang akan datang.

Hal demikian memerlukan pembahasan mengenai apa yang pertama kali turun dan apa yang terakhir kali. Demikian pula pembicaraan mengenai apa yang poertama kali dan yang terakhir kali turun itu memerlukan p-embahasan mengenai segala perundang-undangan ajaran-ajaran islam, seperti makan,minum, peperangan dan lain sebagainya.

Dalam hal apa yang pertama kali diturunkan dan apa yng terakhir kali, para ulama mempunyai banyak pendapat, yang akan kami ringkas dalam pertimbangkan dalam pembahasan berikut ini.

B. Rumusan Masalah

1. Ayat apa yang pertama kali diturunkan?

2. Ayat apa yang pertama kali diturunkan?

C. Tujuan

a. untuk mengetahui ayat-ayat yang nasikh dan ayat-ayat yang mansukh.

b. Untuk mengetahui rahasia perundang-undangan islam menurut sejarah sumbernya yang pokok.

c. Uuuntuk menjelaskan perhatia yang diperoleh al-qur'an guna menjaganya dan menentuka ayat-ayatnya.


BAB II

PEMBAHASAN

A. Ayat yang Pertama Kali Turun

1. pendapat yang paling sahih mengenai yang pertama kali turun ialah firman Allah:

ااقراء باسم ربك الدى خلق, خلق الانسان من علقو اقراء وربك الاكرم, الدى علم بالقلم, علم الانسان مالم يعلم. (العلق:1-5)

Bacalah dengan menyebut nama tuhanmu yang telah menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu lebih pemurah yangmengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengaarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.! (al-alaq (96):1-5).

Pendapat ini didasarkan pada suatu hadis yang diriwayatka oleh dua syeh ahli hadis dan yang lain, dari aisyah R.a, yang mengatakan:” sesungguhnya apa yang mula-mula terjadi bagi Rosulullah SAW. Adalah mimpi yang nenar diwaktu tidur.Dia melihat dimimpi itu datangnya bagaikan terangnya pagi hari.Kemudian dia suka menyendiri. Dia pergi kegua hira untuk beribadah untuk beberapa malam. Untuk itu ia membawa bekal. Kemudian ia pulang kepada khodijah Ra, maka khodijah pun membekalinya seperti bekal terdahulu. Digua hira dia dikejutka oleh suatu kebenaran. Seorang malaikat datang kepadanya dan mengatakan: “ bacalah!”Rosulullah menceritakan maka akupun menjawab:” aku tidak pandai membaca”. Malaikat tersebut kemudian memelukku sehingga akupun merasa sangat payah. Lalu aku dilepaskan, dan dia berkata lagi ”bacalah”, maka akupun menjawab aku tidak pandai membaca. Lalu dia merangkulku yang kedua kali sampai aku kepayahan, kemudian ia lepaskan lagi kemudian dia berkata lagi: “bacalah” aku menjawab:” aku tidak pandai membaca. Maka dia merangkulku yang ketiga kalinya sehingga aku kepayahan, kemudian ia berkata;” bacalah dengan menyebut nama tuhanmu yang telah menciptakan…...” sampai dengan ….” Apa yang tidak ia ketahuinya”. (hadist).

2. Dikatakan pula, bahwa yang pertama kali turun adalah firman Allah: yaa ayyuhal muddassir (wahai orang yang berselimut.) ini

Dari abu salamah bin abdur rahman, dia berkata:” aku telah bertanya kepada jabir bin abdullah: yang manakah diantara al-qur’an itu yang turun pertamakali? Dia menjawab: yaa ayuhal muddassir. Aku bertanya lagi: ataukah iqra’ bismi rabbik? Dia menjawab: aku katakan kepadamu apa yang dikatakan Rosulullah SAW kepada kami.

sesungguhnya aku berdiam diri di fua Hira.Maka ketika habis masa diamku,aku turun lalu aku telusuri lembah. Aku lihat kemuka, kebelakang, kekanan dan kekiri. Lalu aku lihat kelangiyt tiba-tiba aku melihat jibril yang amat menakutkan. Maka aku pulang ke khodijah. Khodijah memerintahkan mereka untuk menyelimuti aku. Merekapun menyelimuti aku. Lalu Allah menurunkan: “wahai orang yang berselimut, bangkitlah, lalu berilah peringatan “

Mengenai hadist jabir ini,dapatlah dijelaskan bahwa pertanyaan itu mengenai surat yang di turunkan secara penuh. Jabir menjelaskan bahwa surat muddassirlah yang turun secara penuh sebelum surat iqra’ selesai di turunkan, karna yang turun pertamakali dari surat iqra’ itu hanyalah permulaannya saja. Hal yang demikian ini juga di perkuat oleh hadist abu salamah dari jabir yang terdapat dalam soheh bukhori dan muslim.

3. Dikatakan pula, bahwa yang pertamakali turun adalah surat fatihah. Mungkin yang dimaksud adalah surat yang pertamakali turun secara lengkap.

4. Disebutkan juga bahwa yang pertamakali turun adalah Bismillahhirrohmanirrohim, karena Basmalah itu turun mendahului setiap surat. Dalil-dalil kedua pendapat diatas hadist-hadist mursal. Pendapat yang pertama didukung oleh hadist Aisyah itulah pendapat yang kuat dan masyhur

Dari jabir ra bahwa Rosulullah SAW dikala itu sedang membicarakan masalah terhentinya wahyu. Didalam hadist itu ia berkata:

بينما انا امثي, سمعت صوتا منالسماء, فرفعت راسى فاذا الملك الذى جاءني بحراء جالس على كرسىبين السماء والارض, فجثثت منه فرقا, فرجعت, فقلت: زمالونى, زمالوني, فانزل الله تبارك وتعا لى ( يا ايها المدثر, قم فانذر)

“ketika aku berjalan, aku mendengar suara dari langit. Lalu ku angkat kepalaku, rtiba-tiba yang datang kepadaku malaikat yang ku lihat ketika aku di gua hirak duduk diatas kursi yang terletak diantara langit dan bumi, sehingga akupun merasa ketakutan sekali. Kemudian aku pulang dan berkata: “selimuti aku, selimuti aku “. Lalu Allah menurunkan: wahai orang yang berselimut, bangkitlah, lalu berilah peringatan “

Dalam hadist ini ia memberi tahukan tentang malaikat yang datang kepadanya di gua hira sebelum saat itu. Di dalam hadist Aisyah ia memberitahukan bahwa turunnya iqra’ itu di gua hira, dan bahwa iqra’ itulah wahyu pertama yang turun. Kemudian setelah itu wahyu terhenti. Sedang dalam hadist jabir ia memberitahukan bahwa wahyu berlangsung kembali setelah turunnya yaa ayyuhal muddassir.

Dengan demikian dapatlah diketahui bahwa “ iqra’ “ adalah wahyu yang pertama sekali diturunkan secara mutlaq, dan bahwa “muddassir” diturunkan sesudah iqra’

B. Turunnya Ayat-Ayat yang Dikhususkan

1. Ayat yang pertamakali diturunkan di mekkah adalah iqra’ bismi rabbik dan yang pertamakali turun di madinah adalah surat Al baqoroh dan ada yang mengatakan wailul lil mutoffifin.

2. ayat yang turun terakhirkali di mekkah adalah surat Al mukminun dan yang terakhir di madinah adalah surat Al baro’ah.

3. ayat yang pertamakali diturunkan dalam masalah perang “

4. Ayat yang pertama diturunkan didalam masalah khomr “

5. Surat yang pertamakali diturunkan yang didalamnya terdapat ayat sajadah adalah An najm ( pendapat bukhori ).

6. Ayat yang pertamakali diturunkan di mekkah dalam masalah makanan “

C. Ayat Yang Terakhir Kali Di Turunkan

1) Dikatakan bahwa ayat terakhir yang di turunkan itu adalah ayat mengenai riba. Ini di dasarkan pada hadist yang di keluarkan oleh bukhori dari ibnu abbas, yang mengtakan “ ayat terakhir yang di turunkan adalah ayat mengenai raba. “ yang di maksudkan ialah firman Allah:”

ياايها الذين امنوا اتقو الله وذروا ما بقي من الربا.( البقراة:278)

“ Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba yang belum di pungut. “ (Al baqoroh :2:278)

2) Dan di katakan pula bahwa ayat Al quran yang terakhir di turunkan ialah firman Allah:

وتقوا يوما ترخعون فيه الي الله. (البقرة:281)

“Dan peliharalah dirimu dari adhap yang terjadi pada suatu hari yang pada waktu itu kamu semua di kembalikan kepada Allah “(Al baqoroh :2:281)

Ini di dasarkan pada hadist yang di riwayatkan oleh Annasa’I dan lain-lain, dari ibnu abbas dan said bin jubair: “Dan peliharalah dirimu dari adhap yang terjadi pada suatu hari yang pada waktu itu kamu semua di kembalikan kepada Allah “(Al baqoroh :2:281)

3) Juga di katakan bahwa yang terakhir kali turun itu ayat mrngenai utang: berdasarkan hadist yang di riwayatkan dari said bin Al musyyab: “ Telah sampai kapadanya bahwa ayat Al quran yang paling muda di ‘Arsy ialah ayat mengenai utang” yang di maksudkan adalah ayat : “

ياايها الذين امنوا اذا تداينتم ندين الى اجل مسمى فاكتبوه .(البقرة:282)

“orang-orang yang beriman pabila kamu berhutang untuk waktu yang ditentukan hendaklah kamu menuliskannya (Al Baqoroh:2:282)

Ketiga riwayat itu dapat di padukan, yaitu bahwa ketiga ayat tersebut di atas di turunkan sekaligus seperti tertib urutanya di dalam mushaf. Karena ayat-ayat tersebut masih satu kisah. Setiap perowi mengabarkan bahwa sebagian dari yang di turunkan itu sebagai yang terkhir kali dan itu memang benar. Dengan demikian, maka ketiga ayat itu tidak saling bertentangan.

4) Di katakan pula bahwa yang terkhir kali di turunkan adalah ayat mengenai kalalah. Bukhori dan muslim meriwayatkan dari bara’ bin azib: dia berkata” Ayat yang terkhir kali turun adalah:”.

يستفتو نك قل الله يقتيكم فى الكلالة.(النساء:176)

“Mereka meminta fatwa kepadamu mengenai kalalah, katakanlah: Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah. “ (An nisa’:4:276)

5) Pendapat lain menyatakan bahwa yang terakhir turun adalah firman Allah:”

لقد جاءكم رسول من انفسكم .

“Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rosul dari kaum mu sendiri …” sampai dengan akhir surat.

6) Di katakan pula yang terakhir kali turun adalah surat Al maidah. Ini di dasarkan pada riwayat tirmidhi dan haki, dari Aisyah ra. Tatapi menurut pendapat kami surat ini surat yang terakhir kali turun dalam hal halal dan haram, sehingga tak satu hukumpun yang di nasih di dalamnya.

7) Juga di katakan bahwa yang terakhir kali turun adalah firmabn Allah:”

فاستجاب تهم ربهم انى لا اضيع عمل عامل منكم من ذكر اؤ انثي بعضكم من بعض .(ال عمران:195)

“Maka tuhan memperkenankan permohonan mereka: Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan, karena sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain.”(Ali imron:3:195)

8) Ada juga di katakan bahwa ayat terakhir yang turun adalah ayat:

ومن يقتل مؤمنا متعمدا فجزاؤه جهنم خالدا فيها وغضب الله عليه ولعنه واعد له عذابا عظيما .(النساء:93).

“ barang siapa yang membunuh seorang seorang mu’min dengan sengaja, maka balasannya ialah jahanam, kekal ia didalamnya dan Allah murka kepadanya dan mengutukny serta menyediakan azab yang besar baginya.: (an nisa’ :4:93)

9) Dari ibn abbas dikatakan: “ surrah yang terakhir kali diturunkan ialah:

ااذا جاء نصر الله والفتح .

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan “

D. Yang Mula-Mula Diturunkan Menurut Persoalannya

Para ulama juga membicarakan ayat yang mula-mula diturunkan berdasarkan persoalan-persoalan tertent. Diantaranya:

1. yang pertama kali turun mengenai makanan.

Ayat pertama yang diturunkan dimakkah adalah satu ayat didalam surah al-an’am:

قل لا اجد في ما اوحي الي محرما علي طاعم يطعمه الا ان يكون ميتة او دما مسفوحا اولحم خنزير فانه رجس او فسقا اهل لغيرالله به فمن اضطر غير باغ ولا عاد فان ربك غفور رحيم .(الانعام:145)

“ katakanlah” dalam wahyu yang dismpaikan kepadaku aku tidak mendapatkan sesuatu makanan yang diharamkan buat seseorang kecuali kalau makanan itu bangkai atau darah yang mengalir, atau dinding babi karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka tuhanmu maha penyayang.” (al-an’am:6:145)12

2. Yang pertama kali turun dalam hal minuman.

Ayat yang pertama kali diturunkan mengenai khomer ialah satu ayat dalam ayat dalam surah Al-baqarah:

ياايها الذين امنوا لا تقربوا الصلاة وانتم سكاري حتي تعلموا ما تقولون (النساء:43)

“ mereka bertanya kepadamu tentang khomer dan judi. Katakanlah pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.”

3. Yang pertama laki diturunkan mengenai perang.

Dari ibn abbas dikatakan :” ayat yang pertama kali diturunkan mengenai perang ialah: telah diizinkan berperang bagi orang-orang yang diperangi, kaarena mereka telah dianiaya dan Allah maha kuasa menolong mereka”. (Al-hajj:22:39)

E. Faidah Pembahasan Ini

Pengetahuan mengenai ayat-ayat yang pertama kali dan terakhir kali diturunkan itu mempunyai banyak faedah, yang terpenting diantaranya adalah:

1) menjelaskan perhatian yang diperoleh qur’an guna menjaganya dan menentukan ayat-ayatnya. Para sahabat telah menghayati qur’an ini ayat demi ayat, sehingga mereka mengerti kapan dan dimana ayat itu diturnkan. Mereka telah menerima dari Rosulullah ayat-ayat qur’an yang diturunkan kepadanya dengan sepenuh hati- hatidanpercaya bahwa qur’an adalah dasar agama. Pengerak iman dan sumber kemuliaan serta kehormatannya. Dan ini membawa akibat positif yaitu bahwa qur’an selamat dari dari perubahan dan kekacaubalauan. “ sesungguhnya kamilah yang telah menurunkan qur’an dan kami pulalah yang akan menjaganya.” (al-hijr:15:9)

2) Megetahui rahasia perundang-undangan islam menurut sejarah sumbernya yang pokok.

3) Membedakan yang nasik dengan yang mansukh.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

1. yang turun pertama kali

? العلق

? ياايهاالمدثر

? الفاتحة

? بسم الله الرحمن الرحيم

2. yang terakhir kali diturunkan

Ø ayat mengenai riba

Ø al-baqarah:281

Ø ayat mengenai hutag

Ø mengenai kalalah

Ø at-taubah:128

Ø surat al-maidah

Ø al-imran:195

Ø an-nisa’:93

Ø al-fath

B. Saran

Dari pemaparan diatas diharapkan bagi para pembaca lebih memahami Al-qur’an, dan dengan mengetahui ayat yang pertama dan yang terakhir turun akan lebih menjadikan pembaca lebih mencintai al-qur’an.

DAFTAR PUSTAKA

Mudzakir, As. 2006. Studi Ilmu-Ilmu Al-qur’an. Jakarta: Citra AntarNusa

M. Bin Alawi Al-maliki Al-khusaini.1986. Zubdatul Itqon Fiulumul Qur’an. Darul Fikr.

0 komentar:

Poskan Komentar